Keterkaitan Budaya Terhadap Sejarah

Keterkaitan Budaya Terhadap Sejarahby Tabloid Pendidikan Onlineon.Keterkaitan Budaya Terhadap SejarahOleh Indah Khatulistiyowati Arikel,Tabloid Pendidikan – Semacam paradigma awam yang berpendapat bahwa Sejarah itu tidak bisa mengkaji Budaya demikian pun sebaliknya. Paradigma tersebut acap kali menjadi penghalang bagi mereka yang berkutat dalam kedua aspek tersebut. Dimana ketika para Sejarawan mencoba mengkaji dan menjelaskan perihal yangberkaitan dengan kesejarahan dianggap tidak mampu dan akan berunjung pada sebuah […]

lbqd53p4

Oleh Indah Khatulistiyowati

Arikel,Tabloid Pendidikan – Semacam paradigma awam yang berpendapat bahwa Sejarah itu tidak bisa mengkaji Budaya demikian pun sebaliknya. Paradigma tersebut acap kali menjadi penghalang bagi mereka yang berkutat dalam kedua aspek tersebut. Dimana ketika para Sejarawan mencoba mengkaji dan menjelaskan perihal yangberkaitan dengan kesejarahan dianggap tidak mampu dan akan berunjung pada sebuah kegagalan.

Sangat tidak adil. Paradigma tersebut mengikis ruang untuk para Budayawan bekerja dan belajar akan ilmu yang mereka miliki.Maka tergerak akan paradigma tersebut penulis terasa tertantang untuk mengkaji Budaya selain memfokuskan diri terhadap Sejarah itu sendiri. Pun, dengan latarbelakang keluarga yang mendukung penulis untuk bergelut dengan Sejarah dan juga latar belakang keluarga dengan Budaya yang berbeda menjadi semangat tersendiri bagi penulis. Dari perbedaan latarbelakang keluarga tersebutlah penulis dirasa patut dan harus mengkaji Budaya keluarga, guna mengetahui latarbelakang keluarga yang berbeda Budaya tersebut yang bisa bersatu dan bertahan lama hingga saat ini.

Keluarga ayah yang berasal dari Tanah Minang dari suku Pariaman dan Keluarga Ibu yang berasal
dari Tanah Pasundan. Budaya Pariaman dan Sunda yang sangat jauh berbeda, mulai dari cara bertuturkata, intonasi dalam bertuturkata, cara pandang berfikir menjadikan penulis tak habis fikir dan takjub akan kekayaan Budaya yang dimilik Indonesia.

Kelak ketika penulis telah lulus dan selesai dalam menempuh studi Ilmu Sejarah. Terlebih dahulu penulis akan mempelajari kedua Budaya yang melatarbalkangi keluarga penulis, mempelajari sejarah kebudayaan dari keluarga untuk lebih meyakinkan penulis pada apa yang akan penulis perbuat kelak sebagai Sejarawan bahkan sebagai Budayawan.

Kajian perihal Sejarah Kebudayaan pun masih sangat jarang dikaji para Sejarawan. Untuk saat ini para Sejarawan lebih berminat mengkaji Politik ketimbang Budaya yang dianggap kompleks. Dengan mengkaji Budaya para Sejarawan dianggap akan memberi kontribusi bagi kebaikan bangsa dan kepentingan negara Indonesia untuk kedepannya (Kuntowijoyo.2003:133).

Perkembangan budaya di Dunia pun telah maju dengan pesat seiring dengan kemajuan teknologi itu sendiri. Jika zaman dulu di Indonesia pernikahan antarsuku/antarbudaya masih dianggap tabu. Berbeda dengan sekarang, pernikahan antarsuku/antarbudaya telah menjadi lumrah, bahkan pernikahan antarbangsa/antarbudaya yang berbeda negara pun telah menjadi hal yang biasa dan lumrah(Mulyana,Rakhmat.2003:239).

Terlihat jelas bahwa bukan suatu hal mustahil antara Sejarah dan Budaya untuk saling beriringan dalam bekerja, dan juga bagaimana besarnya kontribusi Budaya terhadap Sejarah itu sendiri. Paradigma awam yang muncul perihal antara Sejarah dan Budaya adalah sebuah paradigma prematur yang tanpa pengolahan nalar terlebih dahulu. (Peb 2019)

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.