Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Akan Blokir Facebook dan Twitter

Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Akan Blokir Facebook dan Twitterby Tabloid Pendidikan Onlineon.Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Akan Blokir Facebook dan TwitterJakarta,TabloidPendidikan.Com – Maraknya penyalahgunaan media sosial untuk menyebarkan kebencian dan berita palsu (hoax) menjadi perhatian besar pemerintah, namun tidak sampai tahap untuk memblokir situs-situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo ketika ditanya Pemimpin Redaksi Beritasatu News Channel Claudius Boekan, apakah ada rencana memblokir situs-situs tersebut. “Saya kira kita tidak […]

lbqd53p4

Jakarta,TabloidPendidikan.Com – Maraknya penyalahgunaan media sosial untuk menyebarkan kebencian dan berita palsu (hoax) menjadi perhatian besar pemerintah, namun tidak sampai tahap untuk memblokir situs-situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang bersama Pemimpin Redaksi BeritaSatu TV, Claudius Boekan.

Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang bersama Pemimpin Redaksi BeritaSatu TV, Claudius Boekan.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo ketika ditanya Pemimpin Redaksi Beritasatu News Channel Claudius Boekan, apakah ada rencana memblokir situs-situs tersebut.

“Saya kira kita tidak punya pemikiran ke sana,” kata Presiden dalam acara “Special Interview with Claudius Boekan”, tayang Kamis (8/6) malam.

Namun menurut Presiden, pemerintah akan terus melakukan upaya untuk bisa mengurangi ujaran kebencian, fitnah, dan hoax di media sosial karena sangat meresahkan masyarakat dan bisa mengganggu persatuan bangsa.

Untuk itu, kata Presiden, pemerintah sangat mengapresiasi langkah Majelis Ulama Indonesia dalam menerbitkan fatwa yang mengharamkan penyalahgunaan media sosial baru-baru ini.

“Sangat bagus sekali, artinya Majelis Ulama Indonesia atau MUI memberikan dukungan penuh kepada pemerintah yang saat ini masih berupaya agar ujaran kebencian, agar fitnah, saling menjelekkan, saling menyalahkan, berita-berita bohong atau hoax yang ada di medsos itu bisa kita hilangkan atau paling tidak bisa kita kurangi sebanyak-banyaknya,” kata Presiden.

“Dan dukungan penuh dari MUI sangat kita hargai. Paling tidak akan mengurangi banyak, dan upaya terus-menerus dari pemerintah juga akan kita lakukan terus.”

Presiden sendiri adalah pengguna medsos yang cukup aktif termasuk Facebook, Twitter, Instagram, dan bahkan situs video Vlog. Pengikut akun Twitter @Jokowi saat ini sudah mencapai 7,4 juta akun, yang menempatkan Presiden dalam 10 besar pemimpin dunia dengan follower Twitter terbanyak. [BS]

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.