Workshop Guru PAK Kota Surabaya 2018

Workshop Guru PAK Kota Surabaya 2018by Tabloid Pendidikan Onlineon.Workshop Guru PAK Kota Surabaya 2018Surabaya,TabloidPendidikan.Com – Selasa, 27 Februari 2018 telah dilaksanakan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Kristen/ PAK dalam rangka peningkatan kompetensi di lingkungan kantor kementerian agama Kota Surabaya di aula kantor Kemenag Kota Surabaya. Workshop yang dibuka kepala kantor Kemenag Kota Surabaya, Dr. Harris S., M.Pd.I mengambil tema 1. Menjadi Guru Zaman Now yang disampaikan oleh Dr. J. […]

lbqd53p4

Surabaya,TabloidPendidikan.Com – Selasa, 27 Februari 2018 telah dilaksanakan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Kristen/ PAK dalam rangka peningkatan kompetensi di lingkungan kantor kementerian agama Kota Surabaya di aula kantor Kemenag Kota Surabaya. Workshop yang dibuka kepala kantor Kemenag Kota Surabaya, Dr. Harris S., M.Pd.I mengambil tema 1. Menjadi Guru Zaman Now yang disampaikan oleh Dr. J. Priyanto Widodo, M.Pd., dosen STKIP PGRI Sidoarjo dan tema 2. Memperkokoh peran Guru PAK sebagai pilar pembangunan religius di era digital disampaikan Dr. Yohanes Mulyadi Pranata, M.Pd. dosen pasca sarjana Universitas Negeri Malang diikuti oleh guru-guru PAK se Kota Surabaya.

Dr. J. Priyanto Widodo, M.Pd., dosen STKIP PGRI Sidoarjo

Dr. J. Priyanto Widodo, M.Pd., dosen STKIP PGRI Sidoarjo

Dalam sesi pertama, disampaikan oleh Dr. J. Priyanto Widodo, M.Pd. bahwa menjadi guru zaman sekarang harus lebih bisa menguasai diri dan menguasi teknologi, karena tantangan guru zaman now sungguh sangat dinamis yang dipengaruhi kemajuan teknologi internet. Anak zaman sekarang merupakan generasi z yang memiliki karakteristik sangat cakap menggunakan media berbasis elektronik, seperti laptop, komputer, telepon pintar, iPad, iPhone, bahkan memproduksi dan merekayasa konten-2 beragam jenis varian perangkat media sosial, seperti youtube, facebook, snapchat, instagram, vlog, line, telegram dan twitter. Dikatakan oleh Dr. J. Priyanto Widodo, M.Pd. bagaimana guru zaman now dapat menjadi teman sekaligus sebagai fasilitator bagi anak-anak generasi yang mudah meledak/ Blast Generation menjadi Blessed Generation.

Demikian juga ditekankan Dr. Yohanes Mulyadi Pranata, M.Pd. bahwa peran guru PAK sebagai pilar pembangunan religius bagi anak-anak zaman sekarang sangat berat dan penuh tantangan. Anak-anak sekarang merupakan digital native sedangkan guru-guru merupakan urban di dunia digital. Jarak generasi inilah hanya bisa disentuh dengan hati dari seorang guru yang bisa mengerti kebutuhan anak zaman sekarang. Hitech tetap memerlukan hitough atau sentuhan kasih dari seorang guru PAK yang profesional. Di akhir workshop dilakukan refleksi dan doa bersama untuk semakin menguatkan tugas pelayanan guru kembali melayani anak-anak di masing-masing sekolah. Amin.(adi)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.