Selama Pandemi Covid-19, Penggunaan Dana BOS Lebih Fleksibel

Selama Pandemi Covid-19, Penggunaan Dana BOS Lebih Fleksibelby Tabloid Pendidikan Onlineon.Selama Pandemi Covid-19, Penggunaan Dana BOS Lebih FleksibelJakarta, TabloidPendidikan.Com – Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim merevisi petunjuk teknis (juknis) pengunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) lebih fleksibel. Sebelumnya ditegaskan, dana BOS bisa dipakai untuk membelui kuota internet guru dan siswa. Hari ini, Rabu (15/4/2020), Mendikbud mengatakan dana BOS bisa dipakai untuk menggaji semua guru honorer yang […]

lbqd53p4

Jakarta, TabloidPendidikan.Com – Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim merevisi petunjuk teknis (juknis) pengunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) lebih fleksibel. Sebelumnya ditegaskan, dana BOS bisa dipakai untuk membelui kuota internet guru dan siswa. Hari ini, Rabu (15/4/2020), Mendikbud mengatakan dana BOS bisa dipakai untuk menggaji semua guru honorer yang terdaftar dalam data pokok pendidikan (Dapodik) sejak 31 Desember 2019.

Mendikbud, Nadiem Makarim

Mendikbud, Nadiem Makarim

“Selama masa darurat kita lepas ketentuan bahwa yang mendapat gaji hanya guru honorer yang memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). Kini semua guru honorer yang tercatat di Dapodik per 31 Desember 2019, dan belum mendapat tunjangan profesi akan digaji, kecuali guru honorer baru yang belum tercatat,” kata Nadiem pada telekonferensi bersama media, Rabu (15/4/2020).

Nadiem juga meminta kepala sekolah untuk fleksibel mengunakan dana BOS. Sebab, perubahan juknis ini sebagai bentuk pemerintah hadir memberi kenyamanan unit pendidikan dalam mengunakan dana BOS selama masa pandemi.

Nadiem menyebutkan, dalam juknis terbaru juga mengubah jumlah persentase dana BOS untuk gaji honorer. Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan maksimal 50% untuk gaji honorer. Namun, pada masa Covid-19 akan diperluas sesuai kebutuhan sekolah. Dalam hal ini, kepala sekolah diberi kebebasan untuk menentukan beberapa persen dana BOS digunakan untuk menggaji guru.

“Sekarang, tidak ada batas maksimal 50%. Kami lebih banyak memberikan fleksibilitas kepala sekolah yang merasa butuh membantu guru secara ekonomi. Apalagi guru honorer yang ada di daerah terdampak Covid-19,” ujarnya.

Penyesuaian
Selain dana BOS, Kemdikbud melakukan penyesuaian terhadap kebijakan penggunaan bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Kesetaraan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran dari rumah.

Dalam hal ini, dana BOS dan BOP dapat digunakan untuk membeli kuota internet bagi guru dan siswa demi menunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ), atau dapat digunakan untuk pembiayaan layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan/atau peserta didik dalam rangka mendukung pelaksanaan pembelajaran dari rumah.

Dana BOS dan BOP juga dapat digunakan untuk pembelian cairan atau sabun pembersih tangan, cairan pembasmi kuman atau disinfektan, masker, maupun penunjang kebersihan lainnya. [BS]

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.