PGRI Dorong Guru Lebih Akrab dengan Teknologi

PGRI Dorong Guru Lebih Akrab dengan Teknologiby Tabloid Pendidikan Onlineon.PGRI Dorong Guru Lebih Akrab dengan TeknologiJakarta, TabloidPendidikan.Com – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI),  Unifah Rosyidi mengatakan pandemi Covid-19 menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan terus mengembangkan diri dengan memanfaatkan teknologi. Dalam hal ini, Unifah mendorong guru untuk mengakrabkan diri dengan teknologi. Walaupun peran guru tetap tidak akan tergantikan oleh teknologi, terutama dalam […]

lbqd53p4

Jakarta, TabloidPendidikan.Com – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI),  Unifah Rosyidi mengatakan pandemi Covid-19 menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan terus mengembangkan diri dengan memanfaatkan teknologi.

Dalam hal ini, Unifah mendorong guru untuk mengakrabkan diri dengan teknologi. Walaupun peran guru tetap tidak akan tergantikan oleh teknologi, terutama dalam menanamkan pendidikan karakter.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia(PB PGRI) Prof Unifah Rosyidi.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia(PB PGRI) Prof Unifah Rosyidi.

“Namun guru yang tidak mengakrabkan diri dengan teknologi akan mudah tergantikan,” tegas Unifah dalam acara penutupan webinar dan lokakarya daring berseri dengan tema “Self Driving for Teacher: Belajar yang Efektif dari Rumah” belum lama ini.

Webinar dan lokakarya ini diselenggarakan PB PGRI, bekerja sama dengan Mahir Academy dan Rumah Perubahan.

Dijelaskan di masa pandemi Covid-19 ini kehadiran sosok guru di depan kelas sangat penting dalam penanaman karakter. Selain itu, kerja sama antara guru dan orang tua, pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting agar Indonesia dapat keluar dari kesulitan, dan bangkit menuju kejayaan.

Untuk itu, guru besar Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini juga menuturkan, dalam memajukan pendidikan, PGRI terus berkomitmen untuk mengawal transformasi kehidupan new normal pendidikan pasca Covid-19.

Unifah menyebutkan, sebagai bahan refleksi, PGRI mencatat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan selama pembelajaran di rumah. Dalam hal ini, pemerintah harus lebih memerhatikan pembangunan dan perluasan infrastruktur listrik dan teknologi internet yang menjangkau seluruh pelosok nusantara.

Selain itu, diharapkan pemerintah memaksimalkan peran PGRI sebagai organisasi profesi dan peran Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam meningkatkan kompetensi para pendidik di seluruh Tanah Air.  “PGRI sebagai organisasi profesi akan terus berkomitmen meningkatkan kompetensi para pendidik melalui berbagai kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu upaya PGRI mengembangkan keprofesian berkelanjutan bagi guru adalah lewat webinar ini. Unifah menyebutkan, kegiatan lokakarya ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan mental spiritual agar mampu terus bertahan dan beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi dalam situasi pandemi Covid-19.

Webinar dan lokakarya daring berseri ini diikuti 15.516 peserta terdiri dari guru/dosen/mahasiswa. Rangkaian webinar yang telah berlangsung sejak 2 Mei lalu, telah tayang melalui channel Youtube @PB PGRI dan ditonton lebih dari 400.000 pengunjung.

Melihat animo tersebut, Unifah mengatakan, PB PGRI akan mengadakan webinar dan lokakarya daring berseri batch dua yang direncanakan berlangsung awal Juni 2020. [BS]

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.