Lembaran Baru di Malam Hari

Lembaran Baru di Malam Hariby Tabloid Pendidikan Onlineon.Lembaran Baru di Malam HariKarya:Anandias Safira Zahra Cerpen,Tabloid Pendidikan – – Malam bertabur bintang,beralaskan atap,berselimuti langit,dengan bantal tangan menyilang aku menikmati suasana malam. Namaku Nana,aku suka sekali nuansa malam hari entah mengapa ketika ku melihat langit di malam hari yang dipenuhi bintang dan bulan yang bersinar seolah mengajakku keluar rumah untuk melihat keindahannya. Di saat ku tak bisa tidur,ku […]

lbqd53p4

Karya:Anandias Safira Zahra

Cerpen,Tabloid Pendidikan – – Malam bertabur bintang,beralaskan atap,berselimuti langit,dengan bantal tangan menyilang aku menikmati suasana malam.

Namaku Nana,aku suka sekali nuansa malam hari entah mengapa ketika ku melihat langit di malam hari yang dipenuhi bintang dan bulan yang bersinar seolah mengajakku keluar rumah untuk melihat keindahannya.YHFY5577

Di saat ku tak bisa tidur,ku buka jendela kamarku dan melihat langit malam yang indah,di selimuti angin malam yang dingin membuat ku merasa tak ingin tuk kembali tidur.Sambil menyilangkan kedua tanganku di atas bingkai jendela sambil memandang bintang jatuh ku teringat pada masa lalu.

Hari itu adalah hari yang palingku benci,aku mempunyai banyak masalah di sekolah ditambah lagi serba salahku di rumah membuatku ingin berteriak kesal.”mengapa diriku seperti ini ?” ujarku,di saat itu aku sangat sendirian tidak ada seseorang pun yang menemaniku bahkan sahabatku sendiri sedang tidak berada di sampingku.

Aku sangat kecewa sebab hari itu aku benar benar jatuh.Satu per satu tetesan air mata ku mulai jatuh di lantai kamarku hingga mengguyur sekujur wajahku,hati ini seakan tidak bisa di tahan lagi rasa sakitnya,aku terus menangis menyesali hari itu.Aku memutuskuan untuk keluar rumah sejenak lalu duduk di kursi taman di halaman rumahku.Lalu seseorang laki laki datang menghampiri dan langsung duduk di sampingku,”Dimas”ujarku singkat.”kenapa cemberut?”tanyaknya,”hari ini aku sangat kesal banyak masalah yang aku alami di sekolah di tambah lagi masalah di rumah!”balasku.Dimas pun menjawab dengan tersenyum”jangan sedih dong sekarang lihatlah langit itu,indah ya”ku ikuti kata Dimas dan saat ku lihat ke atas betapa terkejutnya aku melihat indahnya langit malam,”subhanallah indahnya”seketika kata itu keluar dari mulutku.Bersamanya ku melihat berjuta bintang dan bulan yang meninyari bumi,”coba sekarang kamu hitung bintang bintang diatas”mintanya.Ku coba menghitung bintang di langit”satu,dua,tiga,empat..”ku coba menghitung satu persatu.”capek dim gak selesai selesai ngitungnya”ujarku,”yaiyalah ngapain kamu hitung bintang itu ya gak selesai selesai lah kan bintangnya banyak”jawabnya sambil menertawaiku.aku ikut tertawa juga betapa bodohnya diriku mengikuti kemauan Dimas,sungguh indah malam itu Dimas mengisi malam itu dengan canda membuatku lupa akan maslahku.”percayalah nan bahwa di setiap masalahmu pasti ada jalan keluar”ujarnya sambil tersenyum,betapa terkejutnya aku ku kira sudah tidak ada lagi yang memprhatikanku ternyata masih ada Dimas yang menemaniku di kala sedih.

Sejak saat itu aku tak pernah lupa untuk selalu melihat langit malam yang  selalu mengingatkan ku akan seseorang yang memperhatikanku di malam hari,mulai saat itu selesai melihat bintang di malam hari aku tidur dengan senyuman hangat.

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.