Ingin Eksis, Perguruan Tinggi Harus Perbaharui Teknologi Informasi

Ingin Eksis, Perguruan Tinggi Harus Perbaharui Teknologi Informasiby Tabloid Pendidikan Onlineon.Ingin Eksis, Perguruan Tinggi Harus Perbaharui Teknologi InformasiYogyakarta, TabloidPendidikan.Com – Di era industri 4.0 telah menimbulkan disrupsi yang luar biasa dibanyak sektor khidupan, termasuk di dalamnya perguruan tinggi. Oleh karena itu, bila ingin tetap eksis maka perguruan tinggi harus memperbarui teknologi informasi yang sudah usang, layanan infrastrukur harus sesuai standar, koneksi internet yang cepat dan handal. Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Dr […]

lbqd53p4

Yogyakarta, TabloidPendidikan.Com – Di era industri 4.0 telah menimbulkan disrupsi yang luar biasa dibanyak sektor khidupan, termasuk di dalamnya perguruan tinggi. Oleh karena itu, bila ingin tetap eksis maka perguruan tinggi harus memperbarui teknologi informasi yang sudah usang, layanan infrastrukur harus sesuai standar, koneksi internet yang cepat dan handal.

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Dr Fathul Wahid, mengatakan hal itu di hadapan para Seminar Internasional Informatika untuk Pembangunan (International Conference on Informatics for Development (ICID) 2018) di Gedung Prof RHA Soenarjo, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Selasa (13/11).

TEKNOLOGI-INFORMASITurut berbicara Prof Didar Zowghi, ahli rekayasa perangkat lunak dari University of Technology Sydney (UTS), dan Luis Morgado da Silva, seorang peneliti dari Nanyang Technologycal University (NTU) Singapore. Seminar diikuti mahasiswa pascasarjana dan staf pengajar perguruan tinggi setempat.

Lebih lanjut Fathul Wahid menjelaskan, ada beberapa permasalahan yang dialami perguruan tinggi di berbagai negara berkembang agar bisa tetap eksis di era kini dan bisa mencapai reputasi internasional.

Permasalahan tersebut, adalah teknologi informasi yang usang (ketinggalan zaman), layanan infrastruktur yang tidak sesuai standar, koneksi internet yang tidak dapat diandalkan (tidak memadahi).

Agar tidak mengalami hal ini berlama-lama, maka lembaga perguruan tinggi yang bersangkutan harus segera mengundang auditor eksternal. Kemudian merumuskan strategi jangka pendek (membuat strategi jangka pendek).

Strategi jangka panjang, membangun Infrastruktur pembelajaran, standarisasi infrastruktur, mengubah pola pikir pengelola perguruan tinggi yang menganggap pengguna sebagai raja, membangun sistem informasi dan komunikasi berstandar internasional, dan rekrut ahli TI profesional.

Sementara Prof Didar Zowghi memaparkan, tentang aktivitas dan kebutuhan yang harus dipikirkan terkait penelitian dan pengembangan rekayasa perangkat lunak yang meliputi Exploring, Addressing, Innovation, Tool.

Menurut Prof Didar, bila keempat hal tersebut bisa dilakukan dengan baik, maka proses riset akan berjalan lebih mudah, lebih cepat, dengan hasil riset yang lebih berkualitas dan bermanfaat bagi pembangunan masyarakat.

Sedangkan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Agung Fatwanto PhD mengatakan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berkembang pesat hingga membuat dunia industri global mengalami revolusi.

Berkaitan dengan itu, lanjut dia, maka UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, sebagai Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia yang mengembangkan konsep integrasi dan interkoneksi keilmuan, mencoba untuk mengambil peran dalam era industri 4.0 ini.

Sebagai salah satu wujud nyata Prodi Informatika pada Fakultas Sains dan Teknologi, melakukan kajian perkembangan teknologi informasi untuk menghadapi revolusi industri 4.0, dengan menyelenggarakan Seminar Internasional Informatika untuk Pembangunan (International Conference on Informatics for development (ICID) 2018).

Lebih lanjut Agung Fatwanto, menyampaikan, konferensi internasional bidang informatika ini mengambil tema ‘Digital of Things’. Tema ini diusung karena dianggap relevan dengan perkembangan teknologi terbaru dimana hampir semua aspek dalam kehidupan manusia bisa dimediasi secara digital.[SM]

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.