Kopindo: Mahasiswa Harus Turut Andil Hidupkan Kembali Koperasi

Kopindo: Mahasiswa Harus Turut Andil Hidupkan Kembali Koperasiby Tabloid Pendidikan Onlineon.Kopindo: Mahasiswa Harus Turut Andil Hidupkan Kembali KoperasiJakarta, TabloidPendidikan.Com – Mahasiswa diminta untuk lebih aktif dalam menghidupkan koperasi yang saat ini mulai ditinggalkan masyarakat. Padahal, koperasi dinilai mampu mengatasi ketimpangan sosial yang saat ini semakin meregang Sekertaris Umum Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) Muhammad Risal mengatakan, memajukan koperasi merupakan salah satu langkah yang dapat diambil guna meminimalisasi ketimpangan sosial yang semakin tinggi. Mahasiswa […]

lbqd53p4

Jakarta, TabloidPendidikan.Com – Mahasiswa diminta untuk lebih aktif dalam menghidupkan koperasi yang saat ini mulai ditinggalkan masyarakat. Padahal, koperasi dinilai mampu mengatasi ketimpangan sosial yang saat ini semakin meregang

Sekretaris Umum Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) Muhammad Rhisal

Sekretaris Umum Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) Muhammad Rhisal

Sekertaris Umum Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) Muhammad Risal mengatakan, memajukan koperasi merupakan salah satu langkah yang dapat diambil guna meminimalisasi ketimpangan sosial yang semakin tinggi. Mahasiswa sebagai insan pembangunan, menurut dia, harus turut andil dalam memajukan perekonomian rakyat melalui koperasi.

“Ini bersangkutan dengan kedudukan koperasi sebagai usaha kerakyatan dan juga pendongkrak ekonomi rakyat,” ujar Risal di Jakarta, Rabu (13/9).

Risal pun mengajak para mahasiswa agar turut aktif dengan cara mengikuti berbagai koperasi yang sudah ada.

Perwakilan dari Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Chaerunissa menilai koperasi saat ini semakin ditinggalkan oleh masyarakat. Ia pun menyayangkan partisipasi mahasiswa sebagai agen perubahan yang masih minim dalam membangun koperasi di tanah air.

“Mahasiswa adalah tulang punggung pergerakan dan perubahan di negara kita ini. Akan tetapi, selama ini mungkin kita belom berkontribusi dalam ekonomi kerakyatan, kita belum sepenuhnya mengikutkan diri dalam gerakan ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kurangnya partisipasi mahasiswa dalam dunia koperasi saat ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya berasal dari internal koperasi itu sendiri. Saat ini, menurut dia, struktur koperasi memang masih didominasi oleh kaum tua yang kurang bisa beradaptasi dengan zaman.

Selain itu, kebobrokan anggota koperasi itu sendiri juga membuat koperasi semakin ditinggalkan. Masih banyak anggota koperasi yang melakukan penyelewengan. Ini, menurut dia, tentunya harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah, khususnya Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

Sementara itu, Kepala Bidang Infokom Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Firdaus Jalal berharap Kementerian Koperasi dan UKM dapat mempertimbangkan HMI sebagai mitra utama mereka guna meningkatan produktivitas generasi muda dan mendorong kesejateraan rakyat. (AK11)

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.