Kemenkop dan UKM Dukung Pekerja Dirikan Koperasi

Kemenkop dan UKM Dukung Pekerja Dirikan Koperasiby Tabloid Pendidikan Onlineon.Kemenkop dan UKM Dukung Pekerja Dirikan KoperasiJakarta, TabloidPendidikan.Com – Kementerian Koperasi (Kemkop) dan UKM memberikan apresiasi kepada Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI-KSPSI), yang merekomendasikan koperasi sebagai wadah untuk mensejahterakan anggota FSPTI-KSPSI). “Kami memberikan apresiasi atas rekomendasi Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) FSPTI-KSPSI) yang salah satunya merekomendasikan pembentukan koperasi sebagai alat untuk mensejahterakan anggota,” kata Sekretaris Kemenkop […]

lbqd53p4

Jakarta, TabloidPendidikan.Com – Kementerian Koperasi (Kemkop) dan UKM memberikan apresiasi kepada Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI-KSPSI), yang merekomendasikan koperasi sebagai wadah untuk mensejahterakan anggota FSPTI-KSPSI).

“Kami memberikan apresiasi atas rekomendasi Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) FSPTI-KSPSI) yang salah satunya merekomendasikan pembentukan koperasi sebagai alat untuk mensejahterakan anggota,” kata Sekretaris Kemenkop dan UKM, Rully Indrawan, dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FSPTI-KSPSI di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Sekretaris Kemkop dan UKM, Rully Indrawan, dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FSPTI-KSPSI di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Sekretaris Kemenkop dan UKM, Rully Indrawan, dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FSPTI-KSPSI di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

“Kami akan terus mendukung dan men-support pekerja atau buruh yang mendirikan koperasi di Indonesia. Apalagi saat ini koperasi dituntut bisa beradaptasi dengan perubahan yang cepat dalam teknologi informatika, kami siap berada di setiap lini perubahan itu demi kemajuan koperasi,” kata Rully.

Dukungan itu, lanjut Rully, mulai dari masalah pelatihan vocational sampai masalah pembiayaaan, dimana Kemkop dan UKM memiliki Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB) – KUMKM, yaitu Balai Layanan Umum (BLU) yang kini dikhususkan menyalurkan pinjaman bergulir 100% ke koperasi. “Kami siap memghubungkan koperasi dengan LPDB, tentunya koperasi yang sehat yang bisa mendapatkan pinjaman dana bergulir itu,” tambahnya.

Rully memaparkan, jika merunut sejarah, gerakan buruh dunia telah merumuskan dukungan pada koperasi sebagai bagian dari ruang gerakan buruh. Dukungan tersebut dituangkan dalam konvensi International Labor Organization (ILO) Nomor193 Tahun 2002 yang berisi mengenai dukungan serikat pekerja, pengusaha, pemerintah, dan lembaga koperasi untuk mempromosikan pengembangan koperasi.

Ia menegaskan, pekerja memiliki peran dan kontribusi yang cukup besar dalam perekonomian negara. Para pekerja melalui serikat pekerja dapat membentuk koperasi yang manfaatnya dapat dirasakan dalam hal peningkatan kesejahteraan ekonomi pekerja. “Nantinya koperasi melalui unit usahanya, dapat berperan aktif dalam procurement perusahaan serta mengelola kebutuhan pokok pekerja dan dapat membantu pembiayaan bagi pekerja yang membutuhkan,” paparnya.

Rully memaparkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase Union Density Rate (UDR) di Indonesia menurun untuk semua lapangan usaha utama. Secara umum UDR pada 2018 sebesar 13,2%, menurun jika dibandingkan pada 2017 yang sebesar 14,54%. Artinya hanya 13 orang tergabung dalam serikat pekerja dari 100 orang yang bekerja dengan status buruh dan pekerja bebas di Indonesia pada 2018. Apabila dilihat dari lapangan usaha utama, UDR tertinggi terdapat pada sektor jasa sebesar 16%.

Data Kemnaker menunjukkan jumlah serikat pekerja tahun 2017 adalah sekitar 7.000 organisasi dengan jumlah anggota serikat pekerja mencapai 2,7 juta orang. Padahal pada tahun 2007, jumlah serikat pekerja di seluruh Indonesia mencapai sekitar 14.000 organisasi pekerja dengan jumlah anggota serikat pekerja sebanyak 3,4 juta orang.

Sementara itu Ketua Umum FSPTI – KSPSI, Surya Bakti Batubara, mengatakan, FSPTI sebenarnya sudah ada sejak 1973, dimana saat itu masih bernama Serikat Buruh Transportasi. Baru pada Munas 2001 di Cibubur, namanya berubah menjadi FSPTI. “Keanggotaan FSPTI saat ini mencapai 415.000 anggota yang tersebar di 27 provinsi,” tambah Surya.[BS]

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.