Mahfud: Belum Ada Keputusan soal Pulau Khusus Penyakit Menular

Mahfud: Belum Ada Keputusan soal Pulau Khusus Penyakit Menularby Tabloid Pendidikan Onlineon.Mahfud: Belum Ada Keputusan soal Pulau Khusus Penyakit MenularJakarta, TabloidPendidikan.Com – Menko Polhukam Mahfud MD mengemukakan belum ada keputusan terkait rumah sakit atau pulau khusus untuk penyakit menular seperti korona yang terjadi sekarang. Pemerintah masih membahas dan mendiskusikan untuk kehadiran lokasi karantina atau isolasi terhadap penyakit menular. “Tanggal 4 Februari Bapak Presiden minta kita mendiskusikan kemungkinan menyiapkan rumah sakit khusus yang jangka panjang kalau […]

lbqd53p4

Jakarta, TabloidPendidikan.Com – Menko Polhukam Mahfud MD mengemukakan belum ada keputusan terkait rumah sakit atau pulau khusus untuk penyakit menular seperti korona yang terjadi sekarang. Pemerintah masih membahas dan mendiskusikan untuk kehadiran lokasi karantina atau isolasi terhadap penyakit menular.

“Tanggal 4 Februari Bapak Presiden minta kita mendiskusikan kemungkinan menyiapkan rumah sakit khusus yang jangka panjang kalau ada peristiwa seperti korona sekarang. Itu antisipasi aja. Karena kita seperti kaget membawa banyak orang ke suatu tempat,” kata Mahfud usai mempin rapat terbatas bidang Polhukam khusus terkait penyebaran virus Korona di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Menko Polhukam Mahfud MD

Menko Polhukam Mahfud MD

Ia menjelaskan rapat yang dipimpinnya baru pembahasan tentang keperluan rumah sakit atau lokasi khusus untuk isolasi. Namun belum ada keputusan apa-apa.

“Intinya kita sebenarnya sudah punya rumah sakit isolasi seperti itu. Di Jakarta ada dua dan Semarang ada satu. Cuma itu tidak menjadi rumah sakit khusus,” jelas Mahfud.

Dia mengunkapkan kriteria lokasi yang bisa dijadikan tempat karantina yaitu harus dekat pangkalan militer agar mudah evakuasi. Kemudian dekat bandara udara.

“Bisa di pulau tersendiri, bisa di pulau yang sudah ada penghuninya, sudah ada penduduknya, “ tegas Mahfud.

Pada kesempatan itu, Mahfud mengungkapkan Indonesia adalah satu-satunya negara besar di Asia yang tidak punya kasus korona. Sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan yang diisolasi di Natuna adalah warga yang sehat. Mereka diisolasi karena ingin memenuhi standar badan kesehatan dunia yaitu WHO.

“Sampai saat ini Indonesia itu adalah satu-satunya negara besar di Asia yang tidak punya kasus Korona. Virus corona itu tuh ndak ada di indonesia. Kita itu mau memulangkam orang karena standar internasional aja standar Who, bahwa orang yang pulang dari Wuhan itu yang sedang ada virus korona maka sebaiknya diobservasi selama 14 hari,” tutur Mahfud. [SP]

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.