Kemkes Kirim Logistik untuk WNI di Natuna

Kemkes Kirim Logistik untuk WNI di Natunaby Tabloid Pendidikan Onlineon.Kemkes Kirim Logistik untuk WNI di NatunaJakarta, TabloidPendidikan.Com – Kementerian Kesehatan (Kemkes) memasok bantuan berupa alat kesehatan lingkungan, alat pelindung diri, dan mesin pengolah limbah medis, untuk Warga Negara Indonesi (WNI) yang tengah menjalani karantina di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau. Widyawati mengatakan, bantuan dari Kemkes ini sudah sampai di lokasi karantina, Senin (3/2/2020) malam, dengan menggunakan pesawat Hercules. Bantuan tersebut, […]

lbqd53p4

Jakarta, TabloidPendidikan.Com – Kementerian Kesehatan (Kemkes) memasok bantuan berupa alat kesehatan lingkungan, alat pelindung diri, dan mesin pengolah limbah medis, untuk Warga Negara Indonesi (WNI) yang tengah menjalani karantina di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau.

Petugas medis bersiap untuk memeriksa kesehatan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu, 2 Februari 2020. ( Foto: Antara )

Petugas medis bersiap untuk memeriksa kesehatan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu, 2 Februari 2020. ( Foto: Antara )

Widyawati mengatakan, bantuan dari Kemkes ini sudah sampai di lokasi karantina, Senin (3/2/2020) malam, dengan menggunakan pesawat Hercules.

Bantuan tersebut, berisi ratusan pack alat kesehatan lingkungan, masker, alat pelindung diri dan 2 unit mesin pengolah sampah medis (autoclave). Selain itu, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam juga sudah mengirimkan alat pelindung diri seperti masker.

“Sudah ada 23.000 masker di KKP Batam, hand sanitizer 240 botol, detol sabun cair isi 500 cc 24 botol, dan 2 paket obat kebutuhan dasar,” kata Widyawati di Kantor Kemkes, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Widyawati mengatakan, WNI yang dievakuasi dari Wuhan akan dikarantina selama 14 hari. Selama masa karantina, pemerintah menjamin ketersedian logistik yang diperlukan dengan pertimbangan kesehatan dan keamanan. Tercatat, sebanyak 238 orang termasuk 5 orang tim aju, dan 42 orang tim penjemput yang dikarantina menjadi tanggungjawab pemerintah.

“Pemerintah tidak hanya memastikan mereka terbebas dari virus korona yang kini mewabah di Wuhan, Tiongkok, tetapi juga semua aspek kebutuhan mereka harus terpenuhi. Ke depan stok bantuan akan terus dipantau dan dipenuhi,” kata Widyawati. [SP]

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.