Pansus Angket KPK Oleh DPR, Dinilai Khianati Rakyat

Pansus Angket KPK Oleh DPR, Dinilai Khianati Rakyatby Tabloid Pendidikan Onlineon.Pansus Angket KPK Oleh DPR, Dinilai Khianati RakyatJakarta,TabloidPendidikan.Com – Kelompok kerja (Pokja) Jaga Indonesia yang terdiri atas kalangan aktivis, seniman dan budayawan menilai pembentukan Pansus Angket KPK oleh DPR merupakan tindakan yang mengkhianati kepercayaan rakyat. “Pembentukan Pansus Angket KPK, mengkhianati rakyat,” ujar salah satu inisiator Jaga Indonesia Boedi Djarot, melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat. Boedi Djarot yang juga merupakan adik kandung […]

lbqd53p4

Jakarta,TabloidPendidikan.Com – Kelompok kerja (Pokja) Jaga Indonesia yang terdiri atas kalangan aktivis, seniman dan budayawan menilai pembentukan Pansus Angket KPK oleh DPR merupakan tindakan yang mengkhianati kepercayaan rakyat.

03-640x426“Pembentukan Pansus Angket KPK, mengkhianati rakyat,” ujar salah satu inisiator Jaga Indonesia Boedi Djarot, melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat.

Boedi Djarot yang juga merupakan adik kandung sutradara kondang Eros Djarot dan Slamet Rahardjo ini menyampaikan DPR seharusnya mendukung rakyat memperkuat KPK sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi, bukan justru melemahkan dengan membentuk Pansus Angket.

“Seharusnya DPR bekerja memperjuangkan nasib rakyat,” jelas dia.

Dia memandang pembentukan Pansus Angket KPK cacat hukum. Sejumlah politisi di DPR dinilai telah melakukan politik yang membohongi rakyat.

Djarot menegaskan pihaknya akan terus berupaya menggerakan masyarakat agar secara masif menolak keberadaan Pansus Angket KPK, demi menyelamatkan lembaga antirasuah.

Selain itu Pokja Jaga Indonesia juga akan melakukan investigasi terkait fakta-fakta dibalik keberadaan Pansus Angket KPK. Sebab kasus korupsi yang sedang ditangani KPK menyangkut orang-orang penting. [Atr]

Mandiri

banner (800 x 164)

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.