Gus Ipul dan Khofifah Maju Pilgub Jatim, Ini Pesan Ketua PBNU

Gus Ipul dan Khofifah Maju Pilgub Jatim, Ini Pesan Ketua PBNUby Tabloid Pendidikan Onlineon.Gus Ipul dan Khofifah Maju Pilgub Jatim, Ini Pesan Ketua PBNUSurabaya, TabloidPendidikan.Com – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Pendidikan M Nuh menilai Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018 hanya akan diikuti dua bakal calon gubernur, yakni Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa. “Insyaallah, rasanya dua orang ini saja. Kemungkinan, nggak keluar alternatif yang lain,” kata M Nuh di sela acara Seminar […]

lbqd53p4

Surabaya, TabloidPendidikan.Com – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Pendidikan M Nuh menilai Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018 hanya akan diikuti dua bakal calon gubernur, yakni Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa.

Gus Ipul dan Khofifah Maju Pilgub Jatim

Gus Ipul dan Khofifah Maju Pilgub Jatim

“Insyaallah, rasanya dua orang ini saja. Kemungkinan, nggak keluar alternatif yang lain,” kata M Nuh di sela acara Seminar Nasional dan Launching Pusat Pengembangan Masyarakat dan Peradaban Islam (PPMPI), Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), di Surabaya, Sabtu (16/12/2017).

Jika Pilgub Jatim 2018 ini hanya diikuti Gus Ipul dan Khofifah, dia menyebutnya sebagai pertandingan final antar anggota NU.

“Kalau toh nanti 2 (cagub), berarti all NU final. Dua-duanya NU,” ujarnya.

Pertarungan NU Final ini mendapat perhatian tersendiri dari M Nuh. Dia punya pesan untuk keduanya yang akan bersaing menjadi Jatim-1.

“Ujiannya bukan sopo seng NU, sopo seng dudu NU seng menang. (Ujiannya bukan siapa yang NU, siapa yang bukan NU yang menang). Bukan itu. Dua-duanya (Gus Ipul dan Khofifah) juga NU,” katanya.

“Sehingga ujiannya itu, yok opo carane (bagaimana caranya) dua orang ini dalam berkompetisi dengan nyaman, nggak pakai tukaran (bertengkar),” imbuh M Nuh.

Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) ini mengibaratkan dua calon Gubernur Jatim ini adalah menu makanan pecel dan rawon. Apa maksudnya?

“Sampean ser pecel, sampean dahar. Sampean ser rawon, sampean dahar. Nggak ono seng harom. Dua-duanya halal. Dua-duanya enak. Tinggal sekarang, dino iki seng cocok mangan pecel opo mangan rawon, kan gitu. (Anda suka pecel, Anda makan. Anda suka rawon, Anda makan. Nggak ada yang haram. Dua-duanya halal. Tinggal sekarang, hari ini yang cocok makan pecel atau makan rawon),” tuturnya. [Dtk]

Tradisi_pemuda (800 x 270)

Author: 

Tabloid Pendidikan Plus, saat ini hadir sebagai Tabloid Pendidikan Online, dengan Slogan : " Portal Berita Pendidikan Online Yang Mendidik."

Related Posts

Comments are closed.